Amperemeter dan Voltmeter

Senin, 24 November 20083komentar


Istilah gaya gerak listrik dan tegangan jepit sebenarnya bersumber pada keadaan sumber tegangan yang terpasang secara terbuka dan tertutup. Untuk mengukur gaya gerak listrik (ggl) dan tegangan jepit kita gunakan alat yang dinamakan Voltmeter. Sedangkan untuk mengukur besar kuat arus, kita gunakan Amperemeter. Berikut ini adalah gambar kedua alat tersebut yang sering digunakan di sekolah-sekolah, fungsi alat ini terdiri dari dua yaitu sebagai pengukur arus (amperemeter) dan sebagai pengukur beda potensial (voltmeter).

Bagaimana cara membaca hasil pengukuran dengan menggunakan amperemeter atau Voltmeter? Sebelum kita membahas mengenai bagaimana cara membaca hasil pengukuran arus listrik dan tegangan, perlu diketahui dulu bagian-bagian dari alat tersebut. Bagian-bagian amperemeter/voltmeter terdiri dari batas ukur, terminal positip skala dan terminal negatip seperti terlihat pada gambar.

Untuk Membaca hasil pengukuran amperemeter/voltmeter kita gunakan rumus:
NP=(PJ/ST) x BU
NP= Nilai pengukuran, PJ = penunjukan jarum, ST=skala tertinggi, dan BU= Batas ukur

Contoh:
PJ = 20, ST = 50, BU = 25 mA
maka:
NP = (20/50) x 25 mA
     = 10 mA
Bagikan artikel ini :

+ komentar + 3 komentar

10 Maret 2012 15.18

coba diberikan contoh untuk pengukurannya. karena gambarnya kurang jelas sehingga untuk membayangkan yang dinamakan batas ukur menjadi sulit.

12 Maret 2012 22.34

oya..makasih sarannya. sudah saya kasih contohnya.

15 Oktober 2012 06.23

Terima kasih kak ...
atas berkunjung nya kami ke blog bapak,jawaban yang membuat saya kesulitan menjadi terpecahkan ...

TQ.
Uki Baihaqi

Poskan Komentar

 
Support : Mr. Iksan
Copyright © 2011. GENERASI FISIKA SMA MA - All Rights Reserved
Proudly powered by: Fisikane